Tips Cara Membuat CRUD dengan Menggunakan AJaX

Saad Abdurrazaq Tue, July 28, 2015 1 comment 2,502 views
Tips Cara Membuat CRUD dengan Menggunakan AJaX

Di antara salah satu kegunaan AJaX adalah memberikan sensasi kenikmatan dan kepuasan dalam membuat CRUD. CRUD yang merupakan singkatan dari Create, Read, Update dan Delete, atau yang biasa disebut sebagai operasi untuk menampilkan, mengupdate, dan menghapus data dari database sudah tidak asing lagi di mata setiap programmer. Pada pembuatan aplikasi berbasis web, CRUD dapat dibuat dengan hanya menggunakan HTML + MySQL + PHP tanpa melibatkan JavaScript. Namun karena dirasa CRUD yang dibuat hanya dengan menggunakan PHP kurang nyaman dan kurang nikmat, maka dilibatkanlah satu bahasa pemrograman lagi, yaitu jQuery dengan menggunakan teknik AJaX. Ada tips yang sangat bermanfaat, tips cara membuat CRUD dengan menggunakan AJAX yang bisa Anda baca ini, kemudian Anda bisa mempraktekkannya di lain kesempatan.

Sekilas jQuery merupakan sebuah library atau framework JavaScript yang dibuat untuk memudahkan programmer dalam membuat program yang berbasis web. Dengan sifatnya yang simpel dan gak bertele-tele, tak heran mengapa banyak programmer khususnya saya sendiri lebih menyukai jQuery daripada JavaScript. Sesuai dengan slogannya itu sendiri yang berbunyi “write less do more” yang kurang lebih maksudnya adalah kesederhanaan dalam penulisan code, tapi dengan hasil yang lebih banyak. Berbeda halnya dengan JavaScript pure, kodenya terkesan bertele-tele dan sulit.
Agar Anda lebih memahaminya, Saya akan berikan contoh perbedaan coding dengan menggunakan JavaScript dan jQuery. Perhatikan secara seksama!

Kode yang ditulis dengan menggunakan JavaScript:

<script language="javascript">
function changeBackground(color)
{
document.body.style.background = color;
}
onload="changeBackground('red');"
</script>

Kode yang ditulis dengan menggunakan jQuery:

<script type="text/javascript">
$(document).ready(function()
{
$('body').css('background', '#ccc');
});
</script>

Silahkan lihat perbedaannya sobat! Anda bisa melihat kode yang ditulis dengan JavaScript, kodenya terlalu bertele-tele gitu, buruk! Sedangkan jQuery, silahkan Anda perhatikan codenya, simple kan? Untuk memberikan warna pada background saja dengan JavaScript codenya sebanyak itu, ngebayang gak coba kalo ada proyek besar? berapa ribu baris kode yang dihabiskan? Ane ngebayanginnya aja udah teler duluan, apalagi sampe melakukannya.
Na’udzubillah…

Beralih ke AJaX, AJaX sendiri merupakan kependekan dari Asynchronous JavaScript and XMLHTTP, yaitu merupakan suatu teknik pemrograman berbasis web untuk menciptakan aplikasi web yang interaktif. Bagi para web developer pasti sudah gak asing dengan istilah ini. Kalau kita analogikan AJaX dan jQuery ini ibarat membunuh seseorang dengan menggunakan pedang. Untuk membunuhnya kita harus memukul. Nah, memukul inilah yang disebut dengan teknik atau AJaX, sedangkan pedangnya bisa kita artikan dengan alat atau jQuery.  Saya tidak membahas teori tentang AJaX ini lebih dalam, Saya hanya membahasnya secara singkat, padat dan lugas tanpa berbelit-belit dengan harapan agar bisa dimengerti.

Untuk membuat CRUD dengan menggunakan teknik AJaX, Anda setidaknya harus sudah menguasai HTML + CSS + MySQL + PHP + jQuery dan sedikit pemahaman JavaScript, Anda juga harus menguasai¬†logika dan algoritma pembuatan CRUD dengan menggunakan AJaX, ditambah lagi hafalan syntax agan harus kuat. Kalo hafalan syntax, logika dan algoritma agan gak kuat ya wassalam, Anda akan sering dihadapkan dengan trial dan error. Bagi agan-agan yang baru pemula di web programming, perlu diketahui bahwasanya bahasa pemrograman JavaScript dan jQuery itu jauh lebih rumit daripada bahasa pemrograman PHP, ditambah lagi ketika Anda mengalami bug error pada code JavaScript atau jQuery yang Anda tulis, Anda tidak akan mendapatkan pesan error seperti halnya pada PHP. Wes, josslah pokoknya… Makanya, lebih baik Anda mengindahkan saran Saya terlebih dahulu, jangan langsung loncat mainan AJaX tapi pengetahuan agan tentang HTML + CSS + PHP + MySQL + JavaScript + jQuery agan nol besar. Pelajari terlebih dahulu itu semua. Tapi kalo untuk sekedar ngotak-ngatik seeh gak apa-apa, no problem. Intinya kita kembalikan pada pribadi masing-masing, karena setiap orang mempunyai hak untuk memilih.

Itu mungkin tips yang bisa Saya berikan kepada Anda yang masih belum tau apa-apa, atau baru mengenal setidaknya sedikit tentang web programming. Akhir kata, dengan tips dan cara yang telah saya tuliskan di artikel ini berdasarkan pengalaman saya dalam mendalami web programming dapat bermanfaat bagi semuanya…

Is a web enthusiast from Indonesia. kafeinkode was created and written by Saad Abdurrazaq, it is built on WordPress. Love working with WordPress, programming, blogging, internet marketing, and all about computer soft skills.

1 comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  1. Pingback: CRUD Dengan Menggunakan AJaX (Part I) | KafeinKode