Can’t connect to local MySQL server through socket ‘/var/run/mysqld/mysqld.sock’ (2)

Saad Abdurrazaq Fri, November 13, 2015 No Comments 1,263 views
Can’t-connect-to-local-MySQL-server-through-socket-‘/var/run/mysqld/mysqld.sock’-(2)

Salah satu error yang menjengkelkan di kala kita sedang bermain-main di area MySQL adalah error yang berbunyi Can’t connect to local MySQL server through socket ‘/var/run/mysqld/mysqld.sock’ (2). Biasanya error semacam ini disebabkan karena file mysqld.sock berjalan di socket yang ada pada direktori /opt/lampp/var/mysql, sedangkan sistem default linux menginginkan file mysqld.sock berjalan pada socket yang berada pada direktori /var/run/mysqld, oleh karenanya setiap kali kita menjalankan perintah SQL di terminal maka muncullah peringatan atau error yang berbunyi Can’t connect to local MySQL server through socket ‘/var/run/mysqld/mysqld.sock’ (2).

Untuk mengatasi error semacam ini sebenarnya cukup simple jika kita menguasai perintah linux. Logikanya, kita tinggal pindahkan saja file mysqld.sock yang terdapat pada direktori /opt/lampp/var/mysql ke direktori /var/run/mysqld seperti yang diinginkan oleh system, jika file mysqld.sock tidak tidak ditemukan ya kita create melalui terminal. Tentunya untuk memindahkan file tersebut kita diharuskan untuk memahami perintah di linux. Namun ada baiknya untuk memastikan socket MySQL berjalan di direktori mana? Kita bisa gunakan perintah ps -aux | grep mysqld. Outputnya bisa sobat lihat pada gambar di bawah ini:
sock
Nah, sobat bisa lihat di situ, bahwa file mysql.sock bisa dipastikan berjalan pada socket MySQL yang terletak pada direktori /opt/lampp/var/mysql, sedangkan sistem di linux memaksa untuk menjalankannya di direktori /var/run/mysqld.

Setelah kita mengetahui permasalahan yang sebenarnya, yang harus kita lakukan adalah masukkan perintah di bawah ini:

cd /var/run/
sudo mkdir mysqld
ln -s /opt/lampp/var/mysql/mysql.sock /var/run/mysqld/mysqld.sock

Selesai. Error sudah hilang.

Namun ada satu hal yang sebenarnya bisa dibilang kurang praktis, mengingat setiap kali kita menyalakan linux, kita diharuskan untuk mengetikkan perintah di atas, repot pasti kan? Pastinya repot. Nah, biar gak repot, kita lakukan step ke dua yaitu:

1. Buka gedit dengan mengetikkan perintah sudo gedit
2. Setelah gedit terbuka, ketikkan perintah di bawah ini, lalu save, letakkan file itu di direktori yang mudah di akses, misalnya di Desktop.

#!/bin/bash
sudo rm -rf /var/run/mysqld
sudo mkdir /var/run/mysqld
sudo ln -s /opt/lampp/var/mysql/mysql.sock /var/run/mysqld/mysqld.sock

3. Berikan hak akses pada file yang telah kita buat tadi dengan mengetikkan perintah di bawah ini:

chmod u+x mysql.sh

4. Nah, jadi setiap kali kita menyalakan komputer, kita tidak perlu mengetikkan perintah-perintah yang di atas tadi, kita cukup change directory ke Desktop, lalu jalankan file yang berekstensi sh nya. Berikut perintahnya:

cd Desktop
./mysql.sh

Is a web enthusiast from Indonesia. kafeinkode was created and written by Saad Abdurrazaq, it is built on WordPress. Love working with WordPress, programming, blogging, internet marketing, and all about computer soft skills.

0 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *